Syarat TOP UP Pinjaman BRI MAndiri BNI dan BCA

Udah pinjam tapi dirasa kurang? Yuk ajukan top up pinjaman BRI MANDIRI, BNI, BCA, BTN dan bank lainnya untuk memenuhi kebutuhanmu. Apakah bisa? tentu bisa banget dong. Bank pasti sangat senang kalian terus pinjam apalagi pinjamannya banyak. Asal kredit lancar, tanpa pengajuan juga ada penawaran iya gak? Namun selain kredit lancar ada syarat top pinjaman bank itu jenis KTA, KPR, Kkb atau jenis pinjaman jaminan BPKB, sertifikat rumah lainnya.

Pada intinya, TOP UP pinjaman merupakan proses pemberian kredit yang bertujuan menambah jumlah pinjaman dari seorang debitur. Misalnya, Pak Mahmud mengajukan pinjaman 100 juta di bank BRI untuk renovasi rumah. namun setelah sekian berjalan pembangunan rumah, dutinya kurang. Alhasil pak Mahmud mengajukan TOP UP pinjaman kembali 30 juta. Seperti itulah gambaran sederhana top up pinjaman. Lebih jelasnya bisa melihat syarat syarat agar disetujui dibawah ini.

Syarat Syarat TOP UP Pinjaman

Syarat TOP UP pinjaman BRI BNI, BCA MANDIRI, BTN , CIMB NIAGA dan bank lainnya :

  • Pinjaman pertama atau awal sudah berjalan sekian bulan dan berstatus lancar. Kalau berdasarkan informasi yang penulis dapatkan minimal 6 kali angsuran lancar. Tiap bank berbeda beda.
  • Riwayat pembayaran angsurannya berstatus lancar, tidak ada menunggak, tidak pernah telat lebih dari sekian hari dari jatuh tempo Baik Di Bank asal tempat mengajukan TOP UP maupun di Lembaga Keuangan lainnya. Hal ini bisa dilihat dari Surat Layanan Informasi keuangan (SLIK) OJK. Sebelum ada SLIK dari OJK adalah BI Checking yang dikelola bank Indonesia sebagai bank sentral.
  • Masih dianggap mampu atau memiliki Kemampuan bayar (berdasarkan hitungan Bank) masih dapat menutupi untuk pengajuan Plafond pinjaman baru. Biasanya dihitung dari sekian persen dari penghasilan atau gaji tetap perbulan. Besaran tidak boleh lebih dari 40% dari gaji. Misal gaji 5 juta, maksimal punya angsuran maksimal 2 juta. Biasanya ini untuk jenis pinjaman KTA kredit tanpa agunan yang hanya berdasarkan gaji, fixed cost.
  • Jika berupa pinjaman beragunan, maka Agunan atau Jaminan yang diberikan ke bank masih bisa mengcover jumlah pinjaman baru. Bisa dilihat dari nilai taksiran jaminan kemudian maksimalnya sekian % dari nilai taksiran. Kalau rumah bisa mencapai 80%. Artinya nilai taksiran jaminan rumah 100 juta, maka maksimal 80 juta. Jika pertama hanya ambil 50 juta, maka masih bisa top up pinjaman 30 juta lagi. Begitu.
  • Akan ada proses seperti awal pertama kali mengajukan pinjaman seperti ke tempat usaha, Rumah dan lolos persyaratan Administratif. Namun jika dirasa masih cukup meyakinkan, tidak ada survei ulang.

Jenis TOP UP Pinjaman di Perbankan

Syarat TOP UP Pinjaman BRI MAndiri BNI dan BCA

Pada proses pengajuan top pinjaman BRI MAndiri, BCA maupun BNI atau dimanapun berada Ada 2 istilah yang baku dalam pengajuan TOP UP, yaitu :

  • Fresh Money, Pinjaman bersih yang diterima setelah pengurangan sisa pinjaman yang berjalan disebut juga top up pemisahan
  • New Plafond, total pinjaman yang diajukan sebelum dipotong sisa pinjaman berjalan atau disebut jga top up pinjaman penggabungan.

Top Up pinjaman Fresh Money

Pada Top Up pinjaman ini, debitur akan mendapatkan dana segar atau  Fresh Money, sementara pinjaman lamanya yang sedang berjalan tidak dibiarkan dan tidak dilunasi menggunakan dana tersebut. Dana tersebut bisa digunakan keperluan lain. Misal dalam contoh, Pak mahmud bisa menggunakannya untuk kekurangan dana renovasi rumah. Jadi debitur akan mendapatkan 2 fasilitas pinjaman berbeda, dalam kasusnya pinjaman pewrtama 100 juta dan pinjaman kedua (top up) sebesar 20 juta. Pak mahmud akan membayar dua sekaligus angsuran yang berbeda. Pada kasus ini usahakan jatuh tempo pembayaran setiap bulan dibuat sama agar mudah dalam pembayaran.

Top Up Pinjaman New Plafond

Berbeda ketika anda mendapatkan dana segar pinjaman, di top up pinjaman NEW Plafond dalam kasus ini pak mahmud tidak bisa ini karena mmembutuhkan dana tambahan untuk renovasi. Sebab TOP UP ini penggabungan. Pinjaman lama akan ditutup (dilunasi) dengan menggunakan dana pinjaman (plafond) baru. Anda tidak mendapatkan dana segar, sementara angsuran akan tetap satu namun jumlah yang dibayar akan semakin besar, sesuai dengan plafond baru yang diajukan. Istilahnya utang buat nutup utang, begitu. Atau lebih populer gali lubang tutup lubang.

Jadi jangan salah pilih ya tentang masalah jenis top pinjaman. Karena ini berlaku semua perbankan dan lembaga keuangan. Takutnya, sudah niat ingin tambahan dana segar untuk memenuhi kebutuhan malah hanya nutup hutang saja. Ya kalau cicilan tinggal sedikit si ga masalah, sisanya masih bisa diunakan untuk keperluan selain untuk nutup utang sebelumnya.

Begitulah kura kuranya mengenai jenis dan syarat top pinjaman BRI, BNI, MANDIRI, BCA dan berbagai perbakan lainnya. Mungkin tidak berbeda jauh. Ingat ya gunakanlah pinjaman untuk hal produktif, sekalipun konsumtif harus tahu kemampun bayar atau finansial masing masing. OK, sekian terima kasih.