Pinjaman BRI syariah Jaminan Sertifikat Rumah 2019

pinjaman bri syariah
Syarat dan cara mengajukan pinjaman bri syariah dengan jaminan sertifikat rumah, ajb, girik, bkpb dll untuk jenis KPR, Multiguna, KKB

Bank Rakyat Indonesia (BRI), merupakan salah satu bank BUMN yang memiliki laba tidak sedikit. Akhir tahun 2018, diklaim laba bersihnya mencapai Rp32 Triliun.  Kebanyakan penghasilan tersebut diperoleh dari setoran kredit UMKM. Maka, pengajuan kredit menjadi hal yang lumrah dilakukan. Namun, tidak semua orang nyaman untuk melakukan pinjaman di bank BRI Konvensional. Adanya BRI syariah menjadi solusi yang tepat. Anda bisa mengajukan pinjaman BRI Syari’ah tanpa perlu merasa banyak khawatir.

BRI Syariah resmi beroprasi pada 17 November 2008. Merupakan salah satu ‘anak’ dari Bank Republik Indonesia Tbk. Melakukan pinjaman BRI Syariah diklaim tanpa riba selama proses angsuran berlangsung. Ini yang membuat BRI Syariah cocok bagi Anda yang taat menjalankan syariat.

Keuntungan Melakukan Pinjaman BRI Syariah

Ada beberapa keuntungan yang mungkin tidak ditemukan di BRI Konvensional. Meski tentu memiliki kelebihannya masing-masing. Apa saja?

  • Format cicilan sesuai plafon awal. Artinya jika angsuran dikalkulasikan seluruhnya, maka hasilnya sesuai dengan plafon yang Anda pinjam.
  • Pinjaman beragam. Sehingga Anda dapat memilih sesuai dengan keperluan.
  • Syarat relatif tidak ribet. Tidak seperti bank konvensional, BRI syariah mengajukan persyaratan yang relatif mudah.
  • Tanpa adanya riba. Sistemnya memang sudah disesuaikan dengan syariat Islam. Sehingga Anda dapat menjalankan kredit tanpa khawatir riba.

Syarat Mengajukan Pinjaman BRI Syariah

Perlu diketahui sebelumnya, tidak semua jenis usaha dapat diterima. Bagi usaha yang melanggar syariat, maka pengajuan akan tertolak. BRI syariah memang menargetkan tidak hanya dalam proses angsuran saja. Tetapi dalam persyaratan pun sepenuhnya sejalur dengan apa yang ditawarkan.

Selain itu, beberapa syarat yang harus dipersiapkan:

  • Warga Negara Indonesia
  • Pegawai atau karyawan tetap, dengan pekerjaan yang dijalani minimal 2 tahun
  • Mempunyai rekaman kredit lancar
  • Membuka rekening tabungan di BRI Syariah
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon atau pasangan (bila sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • surat nikah (bila sudah ada)
  • Fotokopi NPWP pribadi (untuk pinjaman >Rp50 juta)
  • jaminan asli
  • Fotokopi mutasi rekening
  • Tambahan apabila Anda seorang PNS atau karyawan: slip gaji 3 bulan terakhir, fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir, surat rekomendasi dari atasan)

Jaminan Pinjaman BRI Syariah

Meskipun syarat dan sistemnya banyak menjadi poin lebih. Tetap ada beberapa jaminan yang harus dipenuhi. Di antaranya;

  • Sertifikat tanah
  • Akta jual beli tanah
  • Akta hibah tanah
  • BPKB motor minimal tahun 2012
  • BPKB mobil minimal tahun 2003 untuk mobil pribadi. Dan minimal tahun 2008 untuk mobil niaga
  • Surat Keputusan karyawan.

Jika ada jaminan. Bagaimana dengan pinjaman KTA?

Sebenarnya, KTA BRI Syariah hanya diperuntukkan bagi karyawan atau pegawai yang sudah MOU dengan BRI Syariah. Atau Payroll di BRI Syariah.

Adapun syarat yang harus dipenuhi, untuk pengajuan KTA;

  • Penghasilan tetap atau kerja tetap minimal 2 tahun
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga
  • Fotokopi surat nikah (bila ada)
  • SK dan Slip gaji
  • SK pengangkatan pegawai terakhir
  • Ijazah terakhir (asli)

KPR: Kredit Paling Banyak Pengajuan

Memiliki rumah sendiri, menjadi impian semua orang. Sayangnya, membeli rumah bukanlah perkara yang mudah. Apalagi jika saling tarik-ulur dengan kebutuhan yang lain.

Dengan berbagai kemudahan di zaman sekarang. Memiliki rumah sendiri bukan lagi hal mustahil. Bank BRI Syariah menyediakan layanan KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah.

Namun, Anda pun tidak perlu khawatir. KPR di BRI Syariah tidak menggunakan sistem bunga seperti bank BRI Konvensional. Di sini, BRI Syariah menggunakan prinsip jual beli (Murabahah) atau sewa menyewa (Ijarah).

KPR sendiri, memiliki dua jenis:

  1. KPR Sejahtera Syariah Tapak (landed house)
  2. KPR Sejahtera Syariah Susun (nonlanded house)

Pembeliannya sama saja, terdiri dari  pembelian rumah baru/bekas/siap susun, apartemen (dengan syarat tertentu), tanah kavling (dengan syarat tertentu), bahan material (bangunan), take over dan yang berhubungan.

Syarat KPR yang harus dipenuhi, saat mengajukan permohonan;

  • Fotokopi KTP pemohon,
  • KTP pasangan.
  • Kartu Keluarga
  • Fotokopi surat nikah (bila ada)
  • NPWP
  • SPT PPH 21 dan surat pernyataan penghasilan
  • Slip gaji
  • Rekening Payroll (bila ada)
  • Surat pemesanan rumah
  • Surat pernyataan nasabah
  • keterangan belum memiliki rumah.

Keunggulan KPR

Palfon yang disediakan untuk KPR mulai dari Rp25juta sampai dengan Rp3,5 M. Dengan membayar uang muka minimal 10%. Tenor kredit maksimal 15 tahun.Selain itu, ada pula KPR sejahtera iB. Yaitu KPR yang mendapatkan dukungan dana dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). KPR iB ditargetkan untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Maksimal Rp4 juta per bulan. Dan dengan syarat membayar minimal 1% dari harga rumah.

Setelah melengkapi data-data dan beberapa berkas di atas. Selanjutnya Anda hanya tinggal mendatangi cabang BRI terdekat. Lakukan pengajuan pinjaman BRI Syariah yang Anda butuhkan. Dan ikuti langkah-langkah yang ditunjukkan oleh pegawai bank.Plafon yang diberikan BRI syariah mulai dari minimal Rp5 juta hingga Rp200 juta.

Hal hal yang diperhatikan sebelum pinjam uang di BRI syariah

Dari semua keterangan di atas, masih ada yang sebaiknya Anda perhatikan. Baik saat melakukan pinjaman BRI Syariah ataupun di BRI Konvensioanal.

  • Pilihlah jenis pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Usahakan memang untuk keperluan penting dan mendesak
  • Pelajari seluk beluk tentang pinjaman. Ada baiknya Anda sendiripun memiliki informasi tentang peminjaman di bank BRI syariah. Sehingga paham dengan apa-apa yang akan dibebankan kepada Anda sebagai debitur.
  • Melakukan survei. Misalnya bertanya pada mereka yang sudah lebih dulu melakukan pinjaman. Anda dapat menanyakan hal yang belum Anda pahami
  • Perhitungkan plafon yang akan diambil dan berapa lama jangka waktunya
  • Usahakan memiliki riwayat kredit lancar.

Sampai disini penjelasan mengenai pinjaman BRI Syariah. Semoga dapat membantu. Sekian.