Pinjaman Bank DKI Jaminan Sertifikat Rumah 2019

layanan berbagai pinjaman bank dki
layanan berbagai pinjaman bank dki

Saat ini, bank DKI telah membuka pelayanan pinjaman untuk nasabah bank itu sendiri. Salah satunya pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah yang memiliki kemudahan dalam mengajukannya. Anda hanya perlu mengumpulkan persyaratan dan mematuhi aturan yang berlaku. Proses pencairan dananya pun terbilang cukup cepat. Karena ketika Anda telah mengisi formulir pengajuan pinjaman serta mengumpulkan persyaratan yang telah Anda persiapkan, maka pihak bank akan segera melakukan verifikasi.

Sebelum melakukan pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah, ada baiknya Anda mengetahui beberapa informasi tentang pinjaman tersebut. Bank DKI mempunyai beberapa produk pinjaman yang harus Anda ketahui agar bisa memilih dengan baik pinjaman yang akan Anda ajukan. Jadi, apa saja produk pinjaman bank DKI tersebut? Apa saja persyaratan yang harus Anda kumpulkan? Serta bagaimana cara menghitung kisaran bunga kredit mikro bank DKI?

Produk Pinjaman Bank DKI Jaminan Sertifikat Rumah yang Harus Anda Ketahui

Bank DKI memiliki beragam produk yang bisa Anda ikuti sesuai kebutuhan. Produk pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah bertujuan untuk keperluan komersial dibagi menjadi tiga jenis, yaitu kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit agunan deposit. Jenis kredit modal kerja diperuntukkan bagi perusahaan untuk kelangsungan usahanya. Baik itu kredit dalam bentuk mata uang rupiah atau dalam bentuk valuta asing.

Ada kredit investasi dan kredit modal kerja

Berikutnya dalam produk pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah yaitu kredit investasi. Kredit ini dibuat untuk perusahaan yang memerlukan modal untuk perolehan barang-barang penunjang perusahaan. Jangka waktu yang diberikan untuk pengembalian kredit ini adalah dari menengah sampai panjang. Selanjutnya ada kredit agunan deposito. Kredit ini diperuntukkan untuk nasabah dalam bentuk deposito rupiah maupun valuta asing.

Selain kredit yang hanya diperuntukkan untuk keperluan komersial, pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah juga menyediakan produk pinjaman yang bisa digunakan oleh seluruh nasabah. Jenis kredit tersebut terdiri dari kredit multi guna pegawai aktif, kredit multi guna masa persiapan pensiun dan purna karya serta kredit griya monas.

Persyaratan yang Harus Dikumpulkan untuk Pinjaman Bank DKI Jaminan Sertifikat Rumah

Dari beberapa jenis produk pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah tersebut, Anda harus menyiapkan beberapa persyaratan agar pinjaman Anda bisa di proses dengan cepat. Persyaratan yang harus Anda kumpulkan untuk mengajukan pinjaman tersebut diantaranya, perusahaan sudah dijalankan minimal selama dua tahun, melampirkan surat pengajuan kredit, melampirkan surat legalitas perusahaan, membawa agunan atau jaminan sertifikat rumah, serta rekening koran selama enam bulan terakhir.

Isi formulir

Setelah persyaratan pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah terpenuhi, maka Anda tinggal mengunjungi bank DKI tersebut untuk mengajukan pinjaman. Anda bisa memilih salah satu kredit yang telah di sebutkan di atas, laalu mengisi formulir pengajuan. Isilah formulir tersebut dengan lengkap dan benar. Jika sudah selesai, kumpulkan formulir tersebut beserta dokumen persyaratan yang telah Anda persiapkan.

Cara Menghitung Kisaran Bunga Kredit Pinjaman Bank DKI Jaminan Sertifikat Rumah

Biasanya, nasabah lebih menyukai pinjaman dengan bunga rendah atau ringan. Seperti halnya pada pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah, bank ini menentukan bunga yang ringan sehingga bisa merencanakan antara pengeluaran dan anggaran perusahaan. Sebenarnya, besaran bunga kredit tergantung pada besaran uang muka. Karena hal tersebut akan menentukan sisa pinjaman yang harus Anda bayarkan. Besaran bunga kredit pun akan menentukan seberapa besar angsuran yang harus Anda bayarkan setiap bulan serta tenor waktu untuk pelunasan pinjaman.

Jenis pinjaman

Pelayanan pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah memiliki lima jenis pelayanan, yaitu kumk monas, monas 25, monas 75, serta monas 500. Kumk monas merupakan jenis kredit yang berguna untuk menambah modal usaha Anda sampai dengan Rp. 50.000.000 untuk usaha mikro, sedangkan untuk usaha kecil dana yang akan dipinjamkan senilai Rp. 500.000.000. Sementara monas 25 merupakan sebuah pinjaman untuk membantu penambahan modal mulai dari Rp. 5.000.000 sampai Rp. 25.000.000. Kemudian ada kredit monas 75 yang diperuntukkan bagi para nasabah yang membutuhkan tambahan modal usaha mikro sebesar Rp. 5.000.000 hingga Rp. 75.000.000. Dan terakhir ada kredit monas 500 yang diperuntukkan untuk penambahan modal kerja usaha mikro dan kecil dengan kisaran pinjaman sebesar Rp. 75.000.000 hingga Rp. 500.000.000.

Contoh perhitungan bunga pinjaman Bank DKI

Untuk menghitung kisaran bunga pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah ternyata tak sesulit yang Anda bayangkan. Kumk monas telah ditetapkan dengan bunga sebesar 16% dari jumlah pinjaman yang Anda ajukan. Untuk pinjaman monas 25, Anda akan dikenakan bunga sebesar 2%. Sementara bunga yang dikenakan untuk kredit monas 75 adalah sekitar 1.5% sampai 2% tergantung jumlah pinjaman yang Anda lakukan. Dan untuk monas 500, Anda akan dikenakan bunga pinjaman sebesar 1,5%.

Pada umumnya, pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah tidak terlalu memberikan bunga yang besar. Persentase bunga yang dibebankan cukup rendah yaitu sekitar 1.5% hingga 2% saja. Kecuali untuk kredit kumk monas 25. Kredit tersebut dibebankan bunga sebesar 16% karena besaran pinjaman yang diberikan cukup besar yaitu senilai Rp. 500.000.000.

Bunga tergantung besar plafon yang dicairkan

Jadi, Anda sudah mengesankan bahwa menghitung kisaran bunga kredit dari pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah sangat mudah karena besaran persentase bunga tersebut telah ditentukan oleh pihak bank. Persentase bunga pinjaman yang dibebankan berbeda-beda tergantung jenis pinjaman yang Anda ajukan. Semakin besar pinjaman yang Anda ajukan, maka semakin besar pula persentase bunga kredit yang akan di bebankan. Oleh karena itu, meminjam pinjaman uang di bank DKI harus sesuai dengan kebutuhan yang sangat dibutuhkan. Hal tersebut berguna agar Anda tidak menyesal ketika melakukan angsuran pembayarannya.

Pinjaman Bank DKI Jaminan Sertifikat Rumah yang Wajib Anda Ketahui

Dari artikel tersebut, Anda kini sudah mengetahui informasi seputar pinjaman bank DKI jaminan sertifikat rumah. Mulai dari jenis pinjaman, persyaratan, sampai cara menghitung presentase bunga kredit yang akan dibebankan ketika melakukan angsuran perbulan. Dengan begitu, Anda akan lebih teliti ketika berniat mengajukan pinjaman di bank DKI. Sebagai suatu lembaga keuangan yang mementingkan kenyamanan nasabahnya, bank DKI senantiasa memberikan pelayanan yang ramah serta cepat. Nasabah menjadi lebih nyaman melakukan transaksi dengan bank DKI. Selain itu, proses pinjaman dari bank ini pun terbilang cukup cepat dengan jumlah pinjaman yang besar sehingga cocok bagi Anda yang sedang membutuhkan dana untuk modal usaha dengan jaminan sertifikat rumah. Jadi, apakah Anda sudah siap mengajukan pinjaman di bank DKI?